Kilas Ekonomi Telkom Sediakan Ratusan Titik WiFi
Sabtu, 4 Agustus 2012
SURABAYA (Suara Karya): PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyambut periode mudik Lebaran 2012 dengan menyediakan ratusan titik akses poin internet WiFi di sepanjang jalur mudik Jawa Timur. Fasilitas ini disediakan untuk memberi kenyamanan bagi para pemudik yang ingin melakukan komunikasi data di sepanjang perjalanan mudik. Menurut Manager Network Flexi Area Jatim, Bali, dan Nusra, Widyo Winarno, sedikitnya ada 148 titik akses poin internet WiFi berkecepatan tinggi yang disiapkan merata di sepanjang jalur tengah dan pantura Jawa Timur.
"Fasilitas ini akan dioperasikan mulai H-10 Lebaran di Posko Siaga Telkomsel mulai dari perbatasa Jateng/Jatim jalur tengah di Ngawi dan jalur pantura di Tuban, hingga pelabuhan Ketapang di Banyuwangi," ujarnya di Surabaya, Kamis (2/8). Fasilitas ini disediakan untuk saling melengkapi produk Telkom Group. Bila di salah satu titik jalur mudik pelanggan tidak mendapatkan sinyal 3G, maka tetap bisa berselancar di dunia maya dengan kecepatan tinggi. (Andira)
Lebaran, Kemenhub Kerahkan 762 Kapal
JAKARTA (Suara Karya): Menghadapi lonjakan pemudik Lebaran 2012 ini, Kementerian Perhubungan mengerahkan sebanyak 762 unit kapal laut yang mulai melayani pada H-15 Lebaran. Bahkan, di sejumlah ruas padat penumpang, seperti tujuan Medan, Makassar, dan Pontianak, juga disiagakan kapal cadangan. Demikian juga untuk rute ke Sampit dan daerah lain yang diprediksi penumpangnya melonjak karena banyak pekerja perkebunan yang cuti pada H-10 Lebaran. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, 762 kapal mampu mengangkut sebanyak 3,2 juta penumpang pada masa Lebaran 2012.
Bambang mengatakan, untuk Lebaran 2012 diprediksi terjadi kenaikan penumpang sebesar 5 persen dari 1.457.577 menjadi 1.530.456 orang atau bertambah sebanyak 72.879 orang. Kapal-kapal tersebut akan dioperasikan pada 52 pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain itu, Posko Penyelenggaraan Angkutan Lebaran juga akan melakukan pemantauan dan pengendalian. Sementara untuk penyeberangan Merak-Bakauheni disiapkan 36 kapal. (Syamsuri S)
Pertamina Jamin Tidak Ada Antrean
SEMARANG (Suara Karya): Pertamina menjamin tidak akan terjadi rush atau antrean panjang menyusul rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis pertamax dan pertamax plus mulai Jumat (3/8). "Kenaikan harga pertamax kami pastikan tidak akan menimbulkan kepanikan sebagaimana halnya kenaikan harga BBM bersubsidi," kata Asisten Manajer External Relation PT Pertamina Pemasaran Jateng-DIY Heppy Wulansari di Semarang, Kamis (2/8).
Menurut dia, Pertamina berani menjamin tidak akan terjadi antrean panjang karena pengguna pertamax relatif masih sedikit. Sebagai perbandingan, untuk Jateng-DIY tingkat konsumsi premium sekitar 270.000 kiloliter per bulan, sedangkan pertamax hanya 2.959 kiloliter per bulan. Jadi berbeda dengan premium, di mana setiap terjadi kenaikan harga selalu berpotensi menimbulkan kepanikan. Selain itu, sesungguhnya perubahan harga di pertamax sudah menjadi sesuatu yang rutin setiap bulannya. (Pudyo S)
|
|