Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Olahraga 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
BULUTANGKIS SINGAPURA TERBUKA
Belaetrix dan Lindaweni ke Babak Kedua
LINBOL
Lolos Piala Dunia,
Pelatih Korsel Mundur
ISL
Sementara Sriwijaya
Gusur Persib di Klasemen
TIMNAS U-23 VS JAKARTA ALL STAR
Main 90 Menit,
Radja Hormati Publik Indonesia
PIALA KONFEDERASI
Suarez Optimistis Uruguay Bangkit
JUDO
Medan untuk Pertama Kali
Gelar Kejuaraan Internasional
PORPROV DKI VI
2.000 Atlet Muda
Bersaing Menuju PON Remaja
GOLF PANASONIC OPEN
Mengecewakan Lagi di Jepang
SINGAPURA TERBUKA
Tommy Dapat Pelatihan Khusus
LINBOL
SFC Incar Runner-up
ISL
Persipura Harap Segera Kunci Gelar Juara
RADJA NAINGGOLAN
Sowan ke Roy Suryo Sebelum Latihan
arsip  
Miami Samakan Kedudukan
Rasmanudin Tantang Cooper
Spurs Unggul di Laga Kelima
Pelari Kenya Berjaya di Bali
Monfils Mundur dari Wimbledon
Spurs Ungguli Heat 2-1
arsip  
PIALA EROPA U-21
Tekuk Italia, Spanyol
Lengkapi Gelar Juara
Piala Konfederasi
Spanyol Tundukkan Uruguay 2-1
LIGA INGGRIS
Ada Mourinho, Hadirkan Drama dan Persaingan
LAGA PERSAHABATAN
Brasil Libas Prancis 3-0
LIGA ITALIA
Benitez Butuh Suasana Kondusif di Napoli
PIALA KONFEDERASI
Difavoritkan, Pemain Spanyol Kelelahan
arsip  
Memburu Prestasi dengan
Setulus Hati
Oleh: Gungde Ariwangsa
Jakarta Menanti Kepastian ISG
Oleh: Gungde Ariwangsa*
Sulitnya Menjadi Tuan di Rumah Sendiri
Oleh: Markon Piliang
Untung Ada Hendra/Ahsan
Oleh: Gungde Ariwangsa
Indonesia Open Mengetuk
Peran Bapak Angkat
Oleh: Gungde Ariwangsa
Indonesia Open, Turnamen Bulutangkis
Dalam Bungkus Rokok
Oleh: Gungde Ariwangsa
arsip  
KALAH TELAK
Timnas U-23 Gantikan
Posisi Timnas Senior
arsip  
SEA GAMES
Prima Minta Cabang Olahraga
Fokus pada Atlet Emas
SEA GAMES
Biliar Incar Tiga Emas di Myanmar
SEA GAMES
Menpora Bersyukur, Senam Kecewa
SEA GAMES 2013
Kemenpora Targetkan 122 Emas
untuk Pertahankan Juara Umum
PERSIAPAN SEA GAMES
24 Cabang Daftarkan
Atlet ke Satlak Prima
ASIAN GAMES 2019
Indonesia Siap Ikuti Biding Tuan Rumah
arsip  
 
 
OLAHRAGA
Pemprov Riau Tak Siap
Gelar PON 2012


Sabtu, 4 Agustus 2012
JAKARTA (Suara Karya): Lambatnya penyelesaian sarana pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau membuat sejumlah pertandingan terancam dipindahkan ke derah lain.

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono usai rapat koordinasi dengan KONI Pusat di kantornya, Jakarta, Jumat (3/8).

Agung mengungkapkan, hingga kini Pemerintah Provinsi Riau selaku tuan rumah belum siap penuh menggelar PON. Terbukti belum semua venue PON di Riau rampung dikerjakan. Masih ada beberapa venue yang bermasalah, di antaranya venue untuk cabang menembak dan futsal. "Dari 56 venue, tinggal tujuh yang bermasalah," katanya.

Namun, Agung tidak merinci venue yang bermasalah itu satu per satu. Menurut dia, untuk menyelesaikan masalah tersebut, kementerian telah membentuk tim yang bertugas untuk mendampingi dan memfasilitasi pengerjaan proyek.

Tim itu dipimpin oleh Agung Laksono dan beranggotakan wakil dari Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tim tersebut juga dibantu oleh instansi-instansi hukum, antara lain Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Agung berharap, seluruh rangkaian kegiatan PON bisa dilaksanakan di Riau. Namun, jika keadaan tak memungkinkan, kegiatan beberapa cabang olahraga bisa dipindah ke kota lain. "Kalau tidak Jakarta, ya bisa juga ke Lampung," katanya.

Ia juga belum bisa memastikan jumlah dana tambahan yang akan digelontorkan untuk pelaksanaan PON, karena kementeriannya masih perlu menyelesaikan aturan-aturan tentang penggelontoran dana tambahan itu. "Kalau ada yang tidak perlu dana tambahan, ya tidak usah," ujarnya.

Terkait dana tambahan yang bisa jadi dibutuhkan agar PON tetap berjalan, Agung menjelaskan, tim akan mencoba mencari solusi. "Kalau dana masih bisa akan diminimalisasi, makin diperkecil, tim ini yang akan menentukan," kata Agung.

Selain terkendala masalah dana, PON 2012 juga menghadapi masalah terkait kebijakan daerah yang tak kunjung kelar, padahal PON akan dilaksanakan sekitar satu bulan lagi, yaitu 9-20 September mendatang.

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan, PON harus berjalan sesuai rencana dan tidak ada perubahan jadwal dari rencana semula. Karena masalah PON ini masih banyak yang belum terselesaikan, maka pihaknya meminta Menko Kesra untuk membantu mencari jalan keluar.

"PON ini kan hajatan nasional yang menjadi tanggung jawab semua bangsa. Karena itu, begitu ada masalah yang tidak terselesaikan, kita perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang bisa kiranya membantu menyelesaikan kemelut ini," kata Tono kepada Suara Karya, di Jakarta, kemarin.

Pensiunan jenderal bintang dua ini menambahkan, tim pendampingan yang dibentuk Menko Kesra itu diharapkan dapat mempermudah pencairan dana dari pemerintah untuk pelaksanaan PON, sehingga pesta olahraga yang menjadi supremasi tertinggi tingkat nasional ini bisa berjalan sesuai rencana.

"Riau itu kan sebagai penyelenggara. Tanggung jawab kesuksesan secara keseluruhan tetap ada di tangan bangsa ini, termasuk KONI Pusat, Menpora, lembaga pemerintah terkait, juga atlet dan pelatih yang menjadi pelaku di lapangan nantinya," tutur Tono. (Markon Piliang)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i