Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Berita Pilihan 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PENEGAKAN HUKUM
DPR Pertanyakan Maraknya Jaksa Nakal
KEPULAUAN SERIBU
DKI Lestarikan Situs Sejarah
PEMBAHASAN RUU MD3
Klausul Rangkap Jabatan Alot
FORUM PEMRED
Nurjaman Gantikan Wahyu Muryadi
KENAIKAN HARGA BBM
Kredit Bank Tak Otomatis Melambat
ALUTSISTA
Tiga CN-235 Segera Perkuat TNI AL
PEMBAHASAN REVISI KUHP
Komisi III Yakin Dapat Menyelesaikan
NTB
Bentrok 2 Kelompok
Mahasiswa Telan Korban Jiwa
IBU KOTA
Kebakaran di Cengkareng
Satu Tewas akibat Tersetrum
DAFTAR CALEG
Sosialisasi Kurang, Pengaduan Minim
TRANSAKSI MENCURIGAKAN
OJK-PPATK Bersinergi Cegah Pencucian Uang
BI RATE
Kinerja Perbankan Tak Akan Jadi Loyo
arsip  
 
 
NIGERIA
Kemenlu RI Benarkan Satu WNI Diculik


Senin, 6 Agustus 2012
JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI masih mengumpulkan informasi tentang identitas seorang warga negara Indonesia (WNI) yang dikabarkan diculik pria bersenjata di perairan Nigeria.

Juru Bicara Kemenlu RI Michael Tene mengungkapkan, sistem informasi dalam perwakilan RI di Nigeria telah berjalan dengan baik. "Informasi ini kami terima dari KBRI di Abuja. Tentunya, sistem kita sudah bekerja, khususnya melalui KBRI di Abuja untuk konfirmasi dan menghimpun informasi lebih banyak dan utuh. Juga untuk penanganan kasus ini," ujar Michael, di Jakarta, kemarin.

Michael menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/8) kemarin. Sekelompok orang bersenjata menyerang kapal milik Sea Truck Group. Mereka menyandera sejumlah awak kapal. "Ada sejumlah warga negara asing yang diculik dan disandera, salah satunya warga negara Indonesia," ujarnya.

Michael belum bisa menyampaikan informasi lebih mendetail, termasuk nama dan daerah asal WNI itu. "Saya belum bisa sampaikan lebih detail karena masih dihimpun pihak kedutaan kita. Kita, kan, lebih dulu enam jam dari Nigeria. Mungkin beberapa waktu ke depan ada informasi yang lebih komprehensif," tuturnya.

Sea Truck Group merupakan kelompok perusahaan internasional yang menawarkan jasa instalasi lepas pantai, akomodasi, dan jasa lain kepada industri minyak dan gas. Serangan pada kapal milik perusahaan itu terjadi pagi dini hari, sekitar 30 mil (56 km) dari lepas pantai Nigeria.

Penculikan warga asing di Delta Niger telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Untuk kasus pembajakan, angkanya meningkat di beberapa bagian Afrika Barat.

Biro Maritim Internasional mengatakan telah mencatat 17 serangan bajak laut di perairan Nigeria tahun 2012. Hal ini merupakan peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya.

KBRI di Abuja Negeria, menurut Michael, sudah berkoordinasi dengan pihak pemilik kapal dan otoritas setempat. "Saat ini sistem sudah bekerja untuk menghimpun informasinya," ujar dia.

BBC melaporkan bahwa kapal tongkang minyak itu adalah milik Sea Truck Groups, perusahaan pelayanan jasa minyak yang beroperasi internasional. BBC memberitakan, penyerbuan terjadi pada pagi dini hari ketika kapal berada di sekitar 56 kilometer dari garis pantai Delta Nigeria, yang terkenal sebagai daerah penghasil minyak.

Tindakan penculikan terhadap WNI juga terjadi tahun lalu. Namun, korban penculikan berhasil melarikan diri dari Nigeria. WNI bernama Masadi yang diculik sekelompok orang bersenjata di Nigeria akhirnya kembali ke Indonesia pada 14 November 2011. (Antara/AP/BBC/Kentos)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i