Jumat, 24 Mei 2013
HARIAN UMUM SUARA KARYA
DITERBITKAN OLEH:
PT SUARA RAKYAT MEMBANGUN
SURAT IZIN: KEPUTUSAN MENPEN NOMOR
070/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986,
TANGGAL 1 MARET 1986

Perintis:
Ali Moertopo, Soedjono Hoemardani, Sapardjo

Penasihat:
Aburizal Bakrie, M Jusuf Kalla,
Akbar Tandjung

Pemimpin Umum:
Airlangga Hartarto

Wakil Pemimpin Umum:
Lalu Mara Satriawangsa

Pemimpin Redaksi/
Penanggung Jawab:

Ricky Rachmadi

Wakil Pemimpin Redaksi:
Kodrat Wahyu Dewanto

Redaktur Pelaksana:
Djunaedi Tjunti Agus

Wakil Redaktur Pelaksana:
Asep Yayat, Victor A Simandjuntak

Dewan Redaksi:
Ricky Rachmadi (Ketua),
Kodrat Wahyu Dewanto,
Djunaedi Tjunti Agus,
Asep Yayat,
Victor A Simandjuntak

Kepala Badan Litbang dan
Pengembangan Usaha:

Tiara Tohir

Redaktur Senior:
Bambang Soesatyo

Redaktur:
Sabpri Piliang, AAGDWA Ariwangsa, Ami Herman,
B Pudja Rukmana, Dwi Putro Agus Asianto, Mohamad Guntur S,
Kentos Reza Artoko, Yudiarma, Jimmy Ratu Radjah

Wakil Redaktur:
Lerman Sipayung, Laksito Adi Darmono, Yon Parjiyono,
Syamsudin Walad, Abdul Choir, Agus Haryanto,
Andry Bey Rusmanto, Indra D Himrat,
Budi Seno P Santo, Rully Ariefandi

Staf Redaksi:
H Singgih Budi Setiawan, Nunun Nurbaiti, Tri Wahyuni, Devita Dahlia,
Wilmar Pasaribu, Hanif Sobari, Joko Sriyono,
Sadono Priyo, Silli Mela Novi, Syamsuri S, Wem Fauzi, Muhamad Kardeni,
Nefan Kristiono, Andira, Sugandi, Hedi Suryono, Tri Handayani,
Kartoyo DS, Bayu Legianto, Feber Sianturi

Kontributor:
Ashari Nasution, Markon Piliang (Jakarta), Agus Dinar (Bandung),
Wahyudi HR, Pudyo Saptono (Semarang), Bambang Sugiarto (Yogyakarta),
Endang Kusumastuti (Solo), Manahan Tampubolon (Medan), Adrizas (Pekanbaru),
Chairul Ishar Wisnu (Serang), Hedi Suhaedi (Sukabumi), Tarwono (Bogor),
Windrarto (Depok), Yacob Nauli (Sorong), Bonne Pukan (Kupang),
Darwis Kusi (Makassar), Dina Kristina (Bandar Lampung), Kusyana (Indramayu), Muhajir (Bekasi)

Tim Penyunting Bahasa:
Wahiduddin (Wakil Kepala Bagian)
Sonny Heru Kusumo (Staf)

Kabag Pracetak:
Kusyanto

Wakil Kabag Pracetak:
Budi Pitoyo

Staf Pracetak:
Sugiyo, Suharno Glinka,
Sugeng Pramono, Chotimah,
Pramuji, Chaliri CH,
Harno

Staf SK Online:
Ari Wibowo, Elma Efly, Atim

Pemimpin Perusahaan:
Rakhmat Junaedi

Wakil Pemimpin Perusahaan:
Ph Ateng Winarno

Pemasaran & Iklan:
Manaek Sinaga

Sirkulasi dan Distribusi:
St N Haryaka

Keuangan:
Chairul Wahid

Alamat Redaksi & Tata Usaha:
Jalan Bangka Raya No 2
Kebayoran Baru Jakarta 12720
Telp: 7191352 dan 7192656
Faksimil: 71790746

e-mail: redaksi@suarakarya-online.com
Bagian Iklan: Telp: 7182270/71
Faksimil: 7182271

Pengaduan Dan Permintaan Langganan:
Telp: 7192656 - 7191352

Tarif Iklan Koran:
Hitam Putih: Umum Rp 39.000,-
Duka Cita: dari Keluarga Rp 29.000,-
dari Perusahaan Rp 33.000,-
Khusus 1 kolom X 100 mm Rp 33.000,-(per mmk), Mini: Rp 33.000,-/baris
Warna: 1 warna spot harga Rp 41.000,-
2 warna spot harga Rp. 45.000,-
Separasi warna (full colour) Rp. 55.000,-
Halaman I Rp 125.000,- (per mmk).

Tarif iklan belum termasuk PPN 10 persen

Bank Mandiri Kebayoran Baru No 126-007 4000349.
Giro Pos No 12745.

ISSN 0215-3130

Isi diluar tanggung jawab Percetakan


ooOoo

" >

PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Bisnis 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
PERMINTAAN PEMERINTAH
Subsidi Listrik APBN Perubahan Rp 87 Triliun
INVESTASI PULP
RAPP Bisa Beroperasi Kembali
BULAN JUNIM
KCJ Mulai Berlakukan Tarif Progresif
SINERGI KORPORASI
Telkom Dukung Pertumbuhan Perbankan
PENANAMAN MODAL
Bank Jepang Jajaki Investasi
PAMERAN PERBANKAN
BRI Tampilkan Teknologi Perbankan Terbaru
KEUNTUNGAN SAHAM
Krakatau Steel Putuskan Tak Bagi Dividen
AKUISISI DANAMON
DPR Tetap Perjuangkan Asas Resiprokal
INSIDEN FREEPORT
Jero Wacik: Pemerintah
Bentuk Tim Investigasi
MRO TERPADU
Pemerintah Giring Investasi Swasta
UMKM JATIM
Kredit Ditarget Rp 108 M
OPERASIONAL EMITEN
MSKY Targetkan 50 Ribu Pelanggan Baru
arsip  
Kapasitas Produksi Mitra Investindo
BII Sukma Awards
Unilever Rencanakan Akuisisi
IPO Sritex
Investasi Harum Energy
BEI Cabut Suspensi SAFE
arsip  
PASCA LEBARAN
Arus Balik dari Solo Mulai Meningkat
arsip  
 
 
LOT SAHAM
BEI Berharap Aturan Baru Diimplementasikan 2012


Selasa, 11 September 2012
JAKARTA (Suara Karya): Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan kajian rencana perubahan jumlah saham dalam satuan lot dapat diimplementasikan pada 2013.

BEI memperkecil jumlah saham dalam satuan lot dari 500 lembar menjadi 100 lembar dengan harapan dapat memperbesar jumlah investor ritel di pasar modal Indonesia.

"Dari pihak Bursa mengharapkan perubahan jumlah saham dalam lot sudah dapat diimplementasikan pada 2013, kajian diharapkan selesai tahun ini sehingga dapat disosialisasikan ke investor," ujar Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Samsul Hidayat, di Jakarta, Senin.

Pihkan BEI sendiri menyampaikan rencana itu ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) untuk dilakukan kajian.

Jumlah akun investor yang tercatat di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Agustus sebanyak 337.881 atau menurun sebanyak 7,51 persen dari 365.321 per Januari 2012.

Di BEI, Samsul mencontohkan, batasan minimal pembelian saham saat ini sebanyak 500 lembar atau satu lot, misalnya harga saham perusahaan senilai Rp 100 maka dana minimal yang dibutuhkan untuk membeli satu lot sama dengan Rp 50.000."Dengan memperkecil jumlah saham dalam lot maka investasi di dalam pasar modal akan lebih murah, dengan begitu nantinya akan membuat investor ritel menjadi mudah berinvestasi dan menambah jumlah investor ritel," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen mengatakan, pengurangan jumlah saham dalam satuan lot itu untuk mempermudah investor membangun portofolio.

Indonesia memiliki jumlah penduduk lebih dari 200 juta dan luas wilayah yang besar sehingga diharapkan dengan pengurangan jumlah saham itu dapat mendorong partispasi investor ritel lebih banyak. Jika satuan lot dalam saham berkurang, diharapkan juga akan terjadi peningkatan transaksi dan likuiditas dibandingkan saat ini.

Kendati demikian, Hoesen mengaku, untuk merealisasikan pengurangan jumlah saham dalam satuan lot itu tidak mudah direalisasikan dikarenakan infrastruktur terutama sistem pada information technology (IT) di BEI dan perusahaan efek harus disiapkan. Selain itu juga harus dilakukan sosialisasi menyeluruh.

"Lot 500 lembar itu kan kesepakatan sebelumnya. Jadi, bisa saja nantinya dapat diubah, asalkan industri menyepakati," kata Hoesen. (Sabpri)

Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i