Kamis, 20 Juni 2013
PolitikHukum & KriminalEkonomiBisnisMetropolitanNusantaraOlah RagaInternasionalHiburanOpiniHumor
  
Breaking News 
Liputan Khusus
Wanita
Sehat
Otomotif
Teknotrend
Wisata
Budaya
Griya
Olah Raga
Games
Pentas
Konsultasi
Terkait Kenaikan Harga BBM, SBY Tunggu Laporan Tim Sosialisasi
Indeks Harga Saham Kembali Rontok
Iklan Banner SKO, Ema 0217192656, Sofyan 0816160896
Mentan Dicecar 27 Pertanyaan Oleh KPK
BBM Bersubsidi Disalahgunakan, Dijual ke Industri
Antasari Akan Tuntut RS Mayapada Karena Dinilai Hilangkan Barang Bukti
BI Rate Naik, Bank Tak Perlu Naikkan Bunga Kredit
Bank Mulai Hitung Biaya Pasca Kenaikan Harga BBM
Kenaikan Harga BBM Tunggu Administrasi APBNP
Menkeu: Ruang Fiskal Lebih Luas Pasca Kenaikan Harga BBM
Sikap PKS Dinilai Tak Cerminkan Partai Koalisi
BLSM Diawali di 12 Provinsi
arsip  
 
 
Pasokan BBM Bersubsidi Diakui Berkurang


Selasa, 27 November 2012
JAKARTA (Suara Karya): Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang, Banten, Heru Wahyudin menyebutkan, kelangkaan pasokan BBM di tiga wilayah Tangerang belum masuk dalam kategori kritis."Ketersediaan BBM di Tangerang tidak langka hanya pasokannya saja agak berkurang," kata Heru dihubungi, Selasa. Heru menuturkan, ketersediaan BBM di beberapa SPBU saat ini memang mengalami pengurangan karena adanya tiga masalah.

Pertama yakni perubahan kebijakan dari pemerintah terkait pasokan BBM bersubsidi untuk seluruh SPBU termasuk di wilayah Tangerang.Kedua adalah faktor pengiriman BBM karena jalanan yang tergenang banjir sehingga pengiriman mengalami hambatan.

Masalah ketiga yaitu adanya "panic buying" dari masyarakat terkait kabar bila BBM di SPBU sudah langka sehingga menyebabkan adanya pembelian secara besar - besaran."Karena ketiga alasan tersebut, pasokan BBM kepada sejumlah SPBU mengalami pengurangan sebesar 10 persen," katanya.

Dari total 162 SPBU di tiga wilayah Tangerang yakni 40 SPBU di Kota Tangerang, 40 SPBU di Tangerang Selatan dan 82 SPBU di Kabupaten Tangerang, Heru mengaku belum menerima laporan terkait kelangkaan pasokan BBM. Diakuinya, memang terjadi pengurangan pelayanan yang dilakukan setiap SPBU. "Misalkan jika ada tiga dispenser di sebuah SPBU, hanya dua yang melayani sedangkan satunya lagi tidak karena BBM berkurang. Sehingga, belum langka," katanya.

Mengenai normalnya pasokan BBM, Heru belum bisa memastikan karena Pertamina pun harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat. "Mungkin beberapa hari lagi akan normal," katanya. Pantauan di lapangan, sejumlah SPBU mengalami pengurangan pelayanan. Akibatnya terjadi antrian panjang. Beberapa SPBU pun memasang informasi mengenai kehabisan pasokan BBM seperti "Bensin Habis" "Masih nunggu kiriman mas, makanya antrean panjang," kata Rudi, petugas SPBU di wilayah Tangerang.(*/Antara)


Politik |  Hukum |  Ekonomi |  Metropolitan |  Nusantara |  Internasional |  Hiburan |  Humor |  Opini |  About Us

Copy Right ©2000 Suara Karya Online
Powered by Hanoman-i