| Sabtu, 18 Mei 2013 | Puisi-Puisi Herwin Malang Roa |
Mengapa
: Rhoma bergitar
dan berdendang di angkasa
kembang hati negeri
di mana kini
cuma sedang sembunyi
ataukah benar memang telah pergi
:merunut jalan mimpi
berujung di mati
kerna berlama tiada berani
menempuh hidup tanpa Tapi
kembang Hati negeri
bungabunga cinta pucatpasi
| | ...selengkapnya |
|
| Sabtu, 11 Mei 2013 | Puisi-Puisi Y Alpriyanti |
Cerita Lalu
mengapa kau tak datang,
katanya setengah menangis
sorry saja, toh sekarang datang,
kataku pula
lalu aku dan dia bertuduh-tuduhan
adu otot
adu emosi
| | ...selengkapnya |
|
| Sabtu, 4 Mei 2013 | Puisi Puisi Ratna Ayu Budhiarti |
Ketika Cahaya Tak Lagi Hangat
(Ratna Munawarah)
senja begitu muram
cahaya kehilangan daya
menyisakan kemesraan
yang terlindas sepibertubi-tubi
aku tenggelam
dalam puisi yang meluncur
dari bibirmu yang khatam
memaknai pahit kopisekaligus ditikam rindu
yang menguar dari dadamuketika melafalkan kekasih
bernama sunyi
| | ...selengkapnya |
|
|
| Sabtu, 20 April 2013 | Puisi-Puisi Agus Muhamad Subarkah |
Tanya 1
ke mana aku mesti
meletakkan pijakku
bertanya pada langit
alam memberi binarku
bertanya pada bintang
tapi matahari tak bersinar
lalu apakah makna tapak
apakah ini dilema?
| | ...selengkapnya |
|
| Sabtu, 13 April 2013 | Puisi-Puisi Effendi Putra |
Malam Ini
malam ini semut-semut berkumpul
menyatukan visi dan keheranan
kenapa makanan tak lagi bergizi
mereka sepakat tetap suka gelap
jika begini terus busung lapar menghantui
oh, apa yang terjadi dengan majikanku
inikah dampak naiknya tarif dasar listrik
per awal April ini?
oh para semut pemburu makanan
tak setuju pasti
tapi biar tak suka tetap terjadi
malam ini semut tetap gerilya
mencari sisa makanan
dari sang majikan
tubuh menggigil di dalam gelap
sisapun sudah tak ada
* Juli 2012
| | ...selengkapnya |
|
| Sabtu, 6 April 2013 | Puisi-Puisi Gilang Aziz |
Kematian
Sesungguhnya kematian itu
adalah cahaya keemasan
dikirim dari langit
mirip bola api pembebasan
dari rasa ngilu dan pedih
kehidupan seperti harapan
tentang masa depan
| | ...selengkapnya |
|
|
| Sabtu, 16 Maret 2013 | Puisi puisi Daisy Priyanti |
Malam Minggu
Untuk Seorang Pemuda
Peluk saja bantal guling
di atas kasur tuamu
di dalam kamar dingin
sementara kekasihmu dirumahnya
menunggu kedatanganmu
tidak sabar
peluk saja bantal guling
di atas kasur tuamu
di dalam kamar dingin
berselimut sarung tipis
sementara baju-bajumu
telah diobral di pasar loak
oleh seorang tukang kaleng
yang tadi siang
menjambret jemuranmu
* Medan, 08/2011
| | ...selengkapnya |
|
|